Implementasi Program Tabungan Sampah

Salah satu upaya mengurangi volume timbulan sampah dengan menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama program 3 R ( Reuse, Reduse dan Rececly ), dengan kegiatan utama melakukan pemilahan sampah disumber timbulan sampah ( Rumah Tangga ). Baca pos ini lebih lanjut

Pompa Hidram Di Desa Buah Dua, Sumedang

Oleh : Budi Sutrisno*

Pompa hidram di Buah Dua

27 tahun pompa hidram mengalirkan air bersih ke Kp.Cilogang untuk memenuhi kebutuhan air bersih 112 KK warga RW 9 desa Buah Dua Sumedang. Pompa Hidram tersebut dibuat oleh Kelompok Study Sosioteknologi Teknik Mesin ITB dan Masyarakat Cilogang Buah Dua Sumedang bekerjasama dengan Yayasan Mandiri,LPPM ITB, IA ITB,Rotary Club, Bp.Soehoed dan Bp.Muslim N pada tahun 1987. Menurut cerita Aki Akma sesepuh Kp.Cilogang, kehadiran pompa hidram di kampung Cilogang pada awalnya tidak mendapat dukungan dari masyarakat dikarenakan masyarakat tidak percaya kalau pompa hidram mampu mengalirkan air dari mata air hingga kepemukiman penduduk yang jaraknya kurang lebih 400 meter, dengan beda tinggi antara lokasi mata air dengan pemukiman penduduk diperkirakan 42 meter. Hasil kerjasama antara mahasiswa ITB dengan tokoh masyarakat Cilogang membuat masyarakat percaya bahwa air dapat mengalir sampai ke rumah melalui pemanfaatan POMPA HIDRAM. Sudah 27 tahun warga Cilogang merasakan manfaat pompa hidram, menurut ketua RW 09 dan sekaligus pengurus air, beliau mengatakan : ” karena warga kami membutuhkan air maka kami merawat pompa hidram sampai hari ini, kalau tidak ada pompa hidram ini kami akan kesulitan untuk mendapatkan air ”.

Sejalan dengan waktu umur teknis pompa hidram yang dibuat mahasiswa ITB dan masyarakat Cilogang sudah tidak layak pakai , sehubungan dengan hal tersebut Ketua RW 09 berinisiatif mencari dukungan dari Pemda Kab.Sumedang melalui Dinas terkait. Alhamdulillah permohonan bantuan pengadaan pompa hidram terkabulkan, melalui pihak pemborong/pelaksana program BENGKEL INOVASI TEKNOLOGI DAUR ULANG “ SURYA TEKNIK” salah satu unit usaha YAYASAN SUMBER ILMU di Bandung mendapat kepercayaan membuat 1 unit pompa hidram dengan spesifikasi in put 4 “ dan outnya 2 “ yang akan di pasang di desa Buah Dua sebagai pengganti pompa yang lama.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas,berbekal pengalaman Bengkel “ SURYA TEKNIK” merancang pompa hidram sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan oleh pelaksana program. Alhamdulillah dalam waktu 1 minggu pompa hidram selesai dibuat dengan spesifikasi pompa sebagai berikut : Bahan dibuat dari pipa besi dengan tebal 6 mm, badan pompa panjang 80 cm dengan diameternya 6 “, tinggi tabung 90 cm dengan diameter 8 “. Input 4 “ out putnya 2 “. Pompa Hidram dipasang dengan sudut diatas 30 derajat dengan beda tinggi antara pompa hidram dengan resover 6 meter dengan panjang pipa in put 4 “ 19 meter. Diasumsikan debet masuk perdetik antara 6 – 8 liter sedangkan out putnya berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh bapak ketua RW diperkirakan 1,5 liter / detik. Pompa Hidram T 015 dirancang secara khusus untuk dapat menaikan air sebanyak 25 – 40 % dari dari jumlah air yang masuk ke in put. Untuk itu Klep buang dan masuk dilengkapi pegas yang kuat dan karet dari jenis tertentu dengan ketebalan 1 cm sehingga mampu bekerja optimal mendorong air hingga ketinggian diatas 50 meter dan mampu bekerja 24 jam tanpa berhenti. Diharapkan pompa ini dapat beroperasi minimal 25 tahun dengan catatan perawatan dilakukan dengan baik seperti pompa yang lama.

Setelah dilakukan pemasangan dan uji coba pompa hidram pada hari Sabtu, 22 Agustus 2015, Hasil uji coba menunjukan pompa yang baru dapat mengalirkan air lebih cepat dan banyak dibandingkan dengan pompa yang lama, oleh karena itu warga Cilogang khususnya pengurus air merasa puas dengan hasil uji coba tersebut dan menyakini bahwa pompa hidram yang diproduksi BENGKEL INOVASI TEKNOLOGI DAUR ULANG “ SURYA TEKNIK” akan mampu menggantikan pompa yang lama, Semoga pompa hidram bantuan dari Pemda Kab.Sumedang ini bermafaat bagi masyarakat Cilogang Desa Buah Dua Kab.Sumedang sebagaimana pompa hidram yang dibuat oleh Mahasiswa ITB yang telah beroperasi selama 27 tahun.

* Ketua Yayasan Sumber Ilmu
Jl.Islamic Centre 57 Cikadut Kab.Bandung
Ysi_bdg@yahoo.com

Mengurangi sampah dengan mengolah Plastik menjadi sumber energi alternatif


Kegiatan 3R_Page_1 Kegiatan 3R_Page_2

 

Merintis Desa Mandiri Energi di Kampung Cikupa

Akses jalan kampung cikupa

Akses jalan kampung cikupa

Susahnya askes yang di tempuh, sulitnya medan, dan jauhnya pemukiman dari perkotaan membuat warga di Kp.Cikupa Desa pakenjeng  Kec. Kab Garut masih belum dapat menikmati listrik seperti warga di daerah-daerah lain seutuhnya. Kampung Cikupa merupakan kampung yang berdiri diatas tanah perkebunan milik PTPN V. Seluruh masyarakat  kampung cikupa berprofesi sebagai pemetik teh, akan tetapi sebagian warga memiliki usaha sampingan yaitu bertenak sapi. Baca pos ini lebih lanjut

Dokumen Biogas Cimahi

SILAHKAN DOWNLOAD DOKUMEN DISINI

Listrik 20.000 watt dari Kotoran Kerbau

Warga Kampung Langkop Desa Bojongsalam Kec.Rongga Kab.Bandung Barat  akhirnya dapat menikmati listrik setelah menunggu 65 tahun berkat program DESA MANDIRI ENERGI yang diselenggarakan oleh PT.PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten bekerjasama dengan Yayasan Sumber Ilmu. Baca pos ini lebih lanjut

Biogas dari sampah

brosur biogas hal 1.

brosur biogas hal 2

UU NO 18 TAHUN 2008 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH

Silahkan download UU NO 18 TAHUN 2008 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH disini

Konsep Pengelolaan Sampah

Abstrak

Aktivitas PEMULUNG yang mengumpulkan sampah sebagai mata pencaharian memberi inspirasi kepada pendiri * Yayasan Sumber Ilmu salah satu organisasi nir laba yang konsern di bidang lingkungan hidup dengan kegiatan utama pelatihan daur ulang sampah di Bandung menggagas konsep pengelolaan sampah berbasis ekonomi kerakyatan, gagasan tersebut didasarkan pada hasil survey nilai ekonomis sampah pada tahun 1998 oleh Baca pos ini lebih lanjut

Apa itu 3R ?

3 R merupakan singkatan dari Reuse, Reduce dan Recycle yang berarti mengunakan ulang, mengurangi, dan mendaur ulang sampah.  3R merupakan konsep penanganan sampah. dengan menerapkan konsep 3R diharapkan jumlah sampah yang dibuang ke TPA kuantitasnya menurun.

Reuse = Mengunakan Ulang,  yaitu kegiatan penggunaan kembali sampah yang masih digunakan baik untuk fungsi yang sama maupun fungsi lain.

Reduce =Mengurangi,  yaitu mengurangi segala sesuatu yang menyebabkan timbulnya sampah.
Recycle =Mendaur ulang, yaitu mengolah sampah menjadi produk baru.